Beres-beres & Daur sampah di Belanda



Yang jelas barang seabreg, disortir, dibagi mana yang bisa dimanfaatkan temen, mana yang dipakai kalau nanti kesini lagi (pas wisuda, moga-moga), mana yang dibawa pulang..mana yang dibuang. Ini baru baju-baju, kain-kain... yang kertas-kertas belum...kertas lebih banyak butuh waktu karena harus dibaca.




Mbuang sampahnya juga mesti diklasifikasi anatara botol/kaca, plastik, kertas, pakaian dan sampah biasa.... Wilayah tertentu enak, setiap malam tertentu dijawal bisa taruh sampah didepan pintu dan tukang sampah akan angkut pagi buta. Juga ada jadwal hari lain kalau mau taruh barang yang tidak terpakai tapi bukan sampah juga ada harinya..sehingga orang lain bisa memanfaatkan barang tersebut. Ada kasur, ada meja belajar, alat-alat bayi atau mainan (karena anaknya sudah gede-gede) , bahkan piano atau kursi-kaca keren juga bisa diambil. Ini cara orang Belanda mendaur ulang dan saling memberi manfaat buat orang lain. Bisa juga barang-barang ini diberikan ke pengelola/pedagang second hand, yang biasanya lembaga philantrophy (kedermawanan) dan dana penjualannya bisa ditranfer ke negara dunia ketiga.

Tidak ada komentar: