Kucing Berbaju
Sampah indah : daur ulang
Jadi ketika minggu sambil ngumpul ngobrol atau nonton TV, tangan jangan diam...buat sesuatu!! Alam juga tersenyum karena tidak dipaksa menelan sampah menggunung tiap hari. Tapi sayang di gang jambu ini sebagian ada yang kreatif, tapi ada satu orang yang penikmat dan cukup bilang "bagus..bagus...enak..enakkk".
Foto "Neko-Neko": Lomba sekeluarga
"Ludruk Rama Shinta", karya Vinda dengan model Jody Foster dan George Clooney. Beginilah korban kekerasan dalam rumah tangga, orang tua menjadi korban anak. Tapi lumayan kan model dan fotografernya?
"Anti Grafitasi": karya kakak dengan model adiknya. Berkali-kali ci adek lompat.. "tunggu Vin, kakak aja yg hitung, satu..dua.. tiga.. baru lompat ya". Lalu pas jadi, kepalanya kepotong. Diulang lagi kakinya kepotong, diulang lagi cuma separo badan sisi kiri... susahhhh !! ini salah satu hasilnya, sosok yang tak menginjak tanah dan tak berwajah....
"Patung Pancoran", karya ayah. Pokoknya kita masing-masing berhak bergaya sesukanya, dan ini gaya kakak, hasil maksimal dari usaha minimal. Selamat memindahkan patung ini dimanapun anda suka. Lomba Foto kembang pisang
Ngisi wiken sederhana, menunggu makan siang, estafet kamera bergantian ngeklik kembang pisang di halaman. Syarat lomba: masing- masing ngeklik 2 kali, tidak boleh lihat karya pemotret sebelumnya, setelah selesai baru boleh lihat, kalau sama boleh diulang. Hasilnya: 2 karya ayah dan Vinda ambil sudut yang sama (tp yg diupload yg beda)... selamat bantu menilai!!
Weekend: Belajar Bertaman
Istirahat adalah perpindahan dari satu pekerjaan ke pekerjaan yang lain. Menerjemahkan weekend dengan semangat itu, ayah ibu bertekad merombak taman belakang tanpa tukang. "Bener nih yah kuat nyangkul-nyangkul?". "Bisa-bisa!!" begitu yakinnya ayah pas ibu tanya (walaupun esok harinya kami ler-teler). Yang jelas pohon pisang rimbun belakang, separuhnya kami bongkar karena Vinda sering komplain kegelapan dan terlalu lembab sampai boleh dikatakan gelap.Pas sabtu kami mulai cari kembang sekitar rumah gang Jambu, karena memang Sawangan adalah centra tanaman. Tips mencari tanaman/bertamandari pengalaman kami; 1. Ini tips lucu, tapi boleh dicoba... survei dulu harga kembang yang kita inginkan, kalau pas survei kami menghindari pakai mobil, karena tukang tanaman sendiri (tetangga) bilang: "kembang ini kalau dijual ama yang bersedan bisa 50 ribu", padahal kami beli dengan motor cuma 10 ribu. 2. Tips berikutnya, kalau sudah tahu harga, kami memilih tidak beli pinggir jalan, kami biasa beli ke petaninya langsung yang notabene tetangga. Petani untung karena dapat harga lebih tinggi dibanding dijual ke pedagang, dan kitapun juga bisa dapat harga miring. Kalau pembaca gangjambu mau cari tanaman, kami bisa recomend petani-petani yang kami kenal dan ada di dalam-dalam. 3. Pilih tanaman yang ramah bumi; penyerap pollutan (macam sanxieviera), tidak manja dan haus air, juga pilih yang daunnya tidak mudah menyampah. 4. Idealnya pilih yang bisa untuk apotik hidup, misalnya kumis kucing, sirih untuk rambat, pandan, daun honje/kunyit/jahe/..sayang kami baru bisa koleksi beberapa, karena memanfaatkan tanaman yang sudah ada. 5. Bagus dalam pot, sehingga moveable, kalau bosan bisa ganti posisi.
Alhasil taman belakang beda tampilan, dan puasnya karena dikerjain sendiri sampai disain landscapenya-pun sendiri. Vikra sibuk jadi supir pembawa tanaman, Vinda buat cake yang uenak yang disantap sesudah melahab baso buatan sendiri juga. Hmmm...keep creative for your weekend and enjoy your happiness from a little thing !!
Disain Ringan yang Meringankan
RUANG PEMBUGAR: Idenya ingin bikin taman dalam, tapi sejujurnya ruang ini belum ideal disebut sebagai taman dalam, karena air kami keringkan dan tanaman kami minimkan. Kolam tengah ruangan ini biar sejuk, tepinya bisa untuk duduk-duduk dan serasa diluar padahal didalam. Walaupun sementara ini kolam tengah ini kami keringkan, tetapi ada fungsi-fungsi lain yang barangkali menginspirasi. Perhatikan eternit transparant itu. Tujuannya ingin mencuri matahari supaya sampai senja jelang maghribpun masih terang. Lumayan kan hemat listrik? Lalu kami memasang neon diatas eternit itu yang memberi efek cahaya berbeda. Sekarang perhatikan lantainya yang terbuat kerikil batu sikat sebagai varian lantai yang menyehatkan, karena seperti dipijit refleksi saat mau ke kamar mandi. Kalau bibir kolamnya sih jelas untuk kursi extra saat bosan bersofa ria diruang keluarga. Jadi sehat dan ringan kan?Juragan Tanaman Hias
Selain buah rambutan, ada banyak penghuni baru di Gang Jambu. Jumlahnya ratusan. Mereka berbaris rapi mengeliling kolam depan. Sebagian sudah berdaun banyak, sebagian baru berdaun tiga atau empat. Sebagian, seperti foto di atas, baru tumbuh.
Adenium-adenium ini hasil kerja bareng ayah, kakak, om gofar. Vinda? Ikut gak ya? Kata kakak, vinda pernah bantuin nanem, tapi tangannya gak mau nyentuh tanah. Bayangin aja gimana tuh. Dan itu ada yang diturun loh...
Kakak Vikra dan Vinda sering heran. "Ayah, kok bisa sih?"
"Alah, apaan..paling juga dari google," kata Vikra.
Proyek penyemaian adenium ini memang hasil googling ayah. Di rumah ada beberapa adenium tua yang berbiji. Nah, gimana biji itu dimanfaatkan, gimana cara nanamnya, gimana bisa tumbuh jadi adenium baru, ya bergurunya ke pakde google.
Adenium ini hanya salah satu tanaman yang dibiakkan sendiri keluarga Gang Jambu. Sebelumnya, sudah banyak tanaman yang dicoba kami biakkan sendiri. Untungnya tinggal di Sawangan, kami dikelilingi banyak sentra tanaman hias. Ada Godong Ijo, pusat bisnis adenium terbesar ---harga koleksi adeniumnya bisa nyampek ratusan juta rupiah!!. Ada Bang ini, ada Bang Itu, tetangga-tetangga kami yang sebagian buka "lapak" di pinggir jalan Sawangan. Jadi, banyak tempat berguru, bertanya.
Kami punya bambu air (katanya dari Jepang), yang kini jadi 5 pot, dari cuma 1 pot. Pohon pisang hias, yang tadinya satu lobang, sekarang sudah berbiak. Ada di halaman belakang, juga ada di sepanjang pagar samping.
"Pokoknya, jangan macem-macem. Kita punya ayah "juragan" tanaman hias," kata ci ibu.
hehe..
Daun
Tips Cantik Remaja Cilik
Vinda tadi sempet masak sayur asem, tongkol rica-rica, lalapan, tempe dan ikan asin goreng...(mbak Tuti pulang kampung sebentar). Sekarang Vinda lagi masker tomat n' timun... Vinda liat dr majalah.. Caranya tomat dipotong-potong tipis, trus getahnya diolesin dimuka deh... Trus timunnya buat relaksasi mata... Gunanya biar mukanya g kering.. ( 9 oct 08)
Recycle - Small Art at Home
1. Kok badminton bisa dipakai lampion seperti gambar diatas
2. Kaleng-kaleng juga bisa disulap, tinggal dipilog (cat semprot), sudah bisa jadi asbak, tempat pernik, dll. Bahkan kepikir waktu kemarin ke IKEA, kaleng begini dijajar banyak-banyak diatas papan, lalu diberi tutup bisa untuk tempat bumbu. Wah, ide menarik...tapi masangnya miring lho ya...kalau masang telentang sudah biasa. Atau kalau malas bikin tutup, bisa buat tempat foto...dijejer banyak...cantik. Atau bisa juga wadah koleksi aneka bumbu/rempah dari jaman kuno atu berbagai negara... jadi puluhan! Asik kan bisa jadi museum bumbu juga (tapi makan kaleng emang jarang sihh... tidak sehat kan?). Oh ya... kalau untuk wadah satuan, badan luar bisa dihias macam-macam... yang digambar ini asal-asalan.. tebak apa? itu karet gelang!! tetap dipasang atau diangkat setelah disemprot jadinya cantik kayak guratan lukisan.Atau bisa ditempel kertas yang bersketsa saat disemprot, dan dilepas setelahnya juga cantik... Silahkan berkreatif ria deh..
3. Botol kaca kecil minuman (kratingdeng,C1000) kami pakai untuk lentera/lampu kecil kalau pas ngumpul-ngumpul dijejer pinggir kolam atau pagar rumah..lumayan bikin romantis (tapi selama minyak susah...jarang lagi kami pakai)
4. Botol besar kami pakai untuk pot bunga hydroponic (harusnya banyak..tapi baru beberapa biji taruh tembok depan jendela Vinda..tidak berlanjut. Padahal kalau dijejer ditembok dengan kembang menjuntai..cantik lho...gak capek nyiram lagi!
Jadi bumi juga tersenyum...karena tidak kembung menelan sampah tak terkunyah, tapi juga senang karena dipercantik...
Kamar mandi alami
- Kenali batu alam yang tahan air dan tidak, pastikan bagian yang selalu basah, dipasang batu alam yang tahan air.
- Buat komposisi yang pas, antara terang dan gelap. Misalnya bagian sempit, pastikan dipasang batu alam terang, sehingga bisa lebih terkesan lapang.
- Cukup cahaya dan ventilasi, sehingga batu alam tidak berjamur dan sehat. Kami menggunakan genteng kaca untuk mencuri cahaya, sehingga sorepun masih tampak terang. Hemat energi kan?
Inilah kreasi kami, alhasil, Vikra paling menikmati berlama-lama baca di toilet. Memang sejuk dan privat. Apalagi mandi pakai jambangan dengan ciduk batok....serasa di kampung Gedawung atau Drajad 30 tahun lalu... Akhirnya ayah menikmati juga (dan pasti diam-diam memuji..he..he..)
Lampu semak bambu
Kalau lampu duduk ini, sengaja didisain biar batangnya bisa untuk pot kembang hydroponic. Jadi sinar dari atas mantul kedaun menjuntai kan unik (difoto waktu belum jadi dan ampe sekarang juga belum dipernis. Tadinya pingin ditutup pakai kain organdi india, atau kasih coin-coin/kancing, atau dikasih penjuntai melingkar. Pokoknya bisa disulap apa aja deh).
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)