Temen-temen Vinda kangen Ibu

Sms Vinda, 28 Sep 08

Vinda: Sorry bru blz...Vinda lagi makan pke rendang. Vinda juga kangen sama ibu..

Lebaran rencana mau ngapain sama temen-temen sayang? baju-baju dah lengkap? Ada baju muslim batik coklat dari Jogja yang masih baru kan? Peluk lammaaa (28 Sept. 08.09)

Mau bakar-bakar ikan and ayam pas malem takbiran. Bu, masa tmn2 Vinda pada mimpiin ibu malahan kata Mitha, Mitha kangen sama ibu! Ha..ha..ha..

Ha..ha.. bilang makasih ama mereka dah ikut kangen sama ibu. Siapa aja yang paling sering main? Wah, bakar-bakaran?? asik banget!! mmmau! ikan patin enak dibakar, kecapnya yang banyak.. gipain?

Lagi mo mandi. Kata dea, Dea jg kangen ...Dea aja skrg lg disamping vinda..ha..ha..ha.. kata Sari ibu lagi ngapain?

Ibu: Lagi ngetik, nanti siang nemenin tante Erry milih furniture mw pindahan. Rumahnya dah jadi. Salam buat temen-temen Vinda ya ya... I love you cantik....

Bu, ibu nyimpen slendang2 dimana? (27 Sept)

Ibu: Digantungan hanger/ hanger lemari baju, cek di lemari yg 3 dan 2 pintu. Sunnnnnn

Recycle - Small Art at Home

Keluarga gang jambu memang perlu belajar lagi untuk merecycle sampah seperti keluarga teman lain yang disiplin sekali memisahkan sampah organik dan non-organik. Kami belum disiplin sekali soal ini, perlu belajar! belajar! Tetapi ada budaya kecil-kecil yang kami terapkan, misalnya stereo foam selalu kami cuci ulang untuk bisa dipakai lagi dan lagi (sampai ditertawakan PRT, awalnya dikira pelit). Misalnya untuk mengirim makanan ke tetangga atau untuk tempat wadah benda kering, atau memberi makan binatang. Lalu botol-botol juga kami organisir dikasih pemuda kampung buat diuangkan untuk kas masjid atau desa. Sampah yang bisa dibakar dan dikomposkan kadang kami buat (tetapi belakangan pengelolaan sampah oleh pemuda kampung, jadi sampah diambil banyak-banyak untuk menguruk legokan yang dalam katanya. Mestinya kami mulai bisa intervensi untuk kebijakan kampung ini, selama ini kami memastikan jangan dibuang disungai.
Sampah-sampah yang kira-kira bisa kami daur ulang menjadi karya seni selalu kami kumpulkan. Misalnya:
1. Kok badminton bisa dipakai lampion seperti gambar diatas



2. Kaleng-kaleng juga bisa disulap, tinggal dipilog (cat semprot), sudah bisa jadi asbak, tempat pernik, dll. Bahkan kepikir waktu kemarin ke IKEA, kaleng begini dijajar banyak-banyak diatas papan, lalu diberi tutup bisa untuk tempat bumbu. Wah, ide menarik...tapi masangnya miring lho ya...kalau masang telentang sudah biasa. Atau kalau malas bikin tutup, bisa buat tempat foto...dijejer banyak...cantik. Atau bisa juga wadah koleksi aneka bumbu/rempah dari jaman kuno atu berbagai negara... jadi puluhan! Asik kan bisa jadi museum bumbu juga (tapi makan kaleng emang jarang sihh... tidak sehat kan?). Oh ya... kalau untuk wadah satuan, badan luar bisa dihias macam-macam... yang digambar ini asal-asalan.. tebak apa? itu karet gelang!! tetap dipasang atau diangkat setelah disemprot jadinya cantik kayak guratan lukisan.Atau bisa ditempel kertas yang bersketsa saat disemprot, dan dilepas setelahnya juga cantik... Silahkan berkreatif ria deh..

3. Botol kaca kecil minuman (kratingdeng,C1000) kami pakai untuk lentera/lampu kecil kalau pas ngumpul-ngumpul dijejer pinggir kolam atau pagar rumah..lumayan bikin romantis (tapi selama minyak susah...jarang lagi kami pakai)
4. Botol besar kami pakai untuk pot bunga hydroponic (harusnya banyak..tapi baru beberapa biji taruh tembok depan jendela Vinda..tidak berlanjut. Padahal kalau dijejer ditembok dengan kembang menjuntai..cantik lho...gak capek nyiram lagi!
Jadi bumi juga tersenyum...karena tidak kembung menelan sampah tak terkunyah, tapi juga senang karena dipercantik...

Jalan-Jalan di Garut

By : Vandana Mernisi

Liburan kenaikan kelas kemarin vinda ke garut., vinda nginep dirumahnya om Janur.. hari pertama kita kesana kita disambut dengan masakan istrinya om janur vinda lupa namanya siapa tapi masakanya enak.. kita dimasakin udang saus tiram, ayam kecap, mie goring, ikan gurame gede bgt!!! Katanya sih ikan guramenya langsung ditangkep dari kolem belakang rumahnya., tapi vinda gak peduli yang penting enak.
Abis makan, kita berenang di kolam renang Sabda alam. Sebenarnya sih itu cuma kolem renang aja. Tapi disana ada hotelnya.
Tapi yang vinda gak suka, disana dikolem renangnya ada lumutnya jadi pas kita nyebur permukaan kolemnya licin… abis renang vinda mandi kamar bilasnya ruame…. Bgt!!! Jadi daripada lama vinda mandi di kamar mandi pojokan yang letaknya jauhh.. bgt. Untuk kekamar mandinya harus ngelewatin kolem arus yang udah lumutan alias gak kepake… pokoknya serem dehh…..

(tambahan dari ibu: hari berikutnya pagi-pagi cari bubur Ayam pak Sofyan, terus mampir ke ayahnya tante Meira (sobat di Leiden, kakak oneng Rieke Diah Pitaloka). Ayah mereka ramah dan ngobrol asik walaupun cuma sebentar. Pulangnya beliau nitip dodol garut untuk keluarga mbak Meira di Leiden. Eh Vikra Vinda juga nggak ketinggalan dibawain. Habis itu puter-puter lihat industri dodol Garut dan nggak ketinggalan mampir ke centra industri kerajinan kulit. Lihat tuh 2 koboy kita lagi nyoba produk keren dari Garut ini.

Pergaulan "Bebas" & Sehat untuk Anak

Email ayah, 20 Sept 08: "ini susahnya jd pengurus pomg (Asosiasi orang tua murid). udah 2 jam, nungguin meja depan kelas sekolah vikra. meja buat penerimaan "thr" dari walimurid. dateng paling pagi, pulang paling terakhir. kacau! vikra rangking 8 lumayan lah. ada 3 pelajaran yg dinilai belon tuntas, matematika, agama, ama informatika ato apa lah. yg lucu, nilai kerajinan, kelakuan, kebersihan, A semua. gurunya seneng banget ama dia. paling gaul, paling aktif. deket ama semua guru, kata wali kelasnya."emotional inteligence vikra bagus banget," kata mbak Ida niruin Jalu. ya, tapi kok kebersihan dapet A ini gimana coba!?"

Email ibu (beberapa ditambahin dan dimodif) : "hebat..hebat! .... ciapa dulu dong ayahnya, eh emaknya juga ciapa dulu.... Prestasi nggak perlu membandingkan dengan siapa, tetapi mengoptimalkan kemampuan dia untuk bersaing dengan diri sendiri dan lebih baik dari hari kemarin.... Itulah definisi prestasi kita ala kyai.

Gimana gak gaul, wong sejak di sanggar ayu (1) kita gabruk-gabrukin/bebasin main ama siapa aja. Di gang jambu kita ampe pening gimana (2) nyelarasin gaul ama siapa, tapi dia tidak kepengaruh. Inget gak dia niruin kata-kata kotor yang dia gak tahu artinya, dari temennya anak seorang pekerja seks dan ayahnya yang penganggur dan pemukul. Kita tetep bolehin aja main...tapi kita (3) utamain temen-temennya main ke rumah, sehingga kita bisa ingetin mereka (4) Biasakan mengundang tamu/kawan dirumah dan ajak mereka makan satu meja, biar latihan membangun obrolan. Kita juga (5) biasain anak diajak kemana aja bertandang ke multi kelas dan usia, baik itu teman, kolega atau ke sodara, (6) ke acara-acara kantor yang memungkinkan bagus juga dibawa...sampai kayak kanguru! kemana-mana diajak :). Lalu (7) kalau mereka oke, kita puji, kalau ada yang perlu diperbaiki kita obrolin di mobil. He..he...hasilnya lllumayan. Heran kalau ada orang tua yang nggak mau repot bawa anak, atau suka nasehatin anak suruh pilih-pilih berteman ya yang.... kita ke anak selalu bilang, boleh main sama siapa aja..mau ama pencopet, penjahat, narkoba sekalipun. (8) Tapi harus ukur diri, kalau kuat tidak terpengaruh lanjut saja dan bagus juga untuk belajar kenapa mereka jadi begitu. Selain itu untuk nguatin mental untuk tidak terpengaruh. Tapi kalau kita nggak kuat, bagusnya ambil jarak. Karena membiarkan anak "steril"menseleksi teman, membuat mereka jadi tidak terbiasa fleksible bergaul dan justeru titik tertentu bisa berbahaya, karena mentalnya tak teruji untuk latihan menahan diri tidak terpengaruh. Ini ibarat anak yang biasa hidup over bersih steril, begitu makan yang kurang higenis atau datang ke negeri tropis, langsung ambruk. Intinya biar anak memilih bergaul dengan siapa. Inget waktu anak-anak kecil selalu ngeluh diajak ke tempat sodara, katanya harus salaman melulu, ngobrol lama...tapi kita (9) jangan mau mengalah nurutin yang mereka suka saja dan mau enaknya, kita perlu tetap bertahan dengan cara bijak ngajak mereka ke sodara-sodara, temen dll biar mereka tahu arti gaul, arti menjaga hubungan dekat dengan sodara, dengan sobat-sobatnya.... Tapi yang hebat..ayah hebring nemenin day-per day dan anak semangat dan ok. Cun dan bangga banget..bilang ke kakak....hebat...hadiahnya sun 10 kali.

Menulis itu amal Jariyah: Email untuk Viva

email via ayah, 29 Jul 08 (email lama, kayaknya menarik diupload)

Aloha kakak adik yang ngangenin...(yang, tolong diprint yak)

Cuaca di Leiden beberapa hari ini panas sekali. Kalian bisa bayangin kan kayak apa cerianya wajah-wajah orang sini yang mahal matahari? Semua kayak laron keluar dari sarang..pada keluar dengan baju aneh-aneh. Yang ibu suka, binatang-binatang juga pada ikut seneng kayaknya....beberapa kali nglihat anjing ditaruh dikeranjang sepeda, ada yang didorong pakai baby troli segala, kembar pula dan imut!! huh lucu. Eh iya, ibu juga pernah lihat kucing (kalau kucing jarang diajak keluar) yang lagi mejeng di jendela. Suer, ibu pikir patung. Nggak gerak. Lalu ibu foto, juga diem aja...Kapan-kapan ibu kirim fotonya.
Ayo dong cerita...diem-diem dah 2 minggu kalian belum nulis lho. Ya kemarin-kemarin emang sibuk awal sekolah. Ayuk dong nulis lagi, kalau males ngetik, via sms juga nggak apa-apa, kan sama saja. Nggak ditaruh di blog juga nggak apa-apa, tapi tetep keep writing sayang. Disitu kita bisa mencerna pengalaman kita, latihan mengungkapkan kepada orang lain lewat kata-kata (kalau lewat cerita lisan kan pasti bisa), lalu yang penting...kemampuan menulis kalian pasti berharga buat kedepan kaliaan. Misalnya, pasti beda asal dokter, lawyer, ahli zoologi atau penggarap seni yang hanya ngupluk dibidangnya dengan yang bisa menulis. Nawal Saadawi, Fateema Mernisi, Vandana Shiva karena pintar menulis, justeru tulisannya yang banyak mempengaruhi dunia dan bermanfaat buat orang lain. Kalian tahu kan? Kalau orang meninggal yang bermanfaat itu cuma 3:

1. anak soleh,
2. ilmu yang bermanfaat
3. amal jariyah.
Orang Islam selalu mikir amal jariyah itu bikin mesjid. Padahal intinya amal abadi yang bermanfaat untuk orang lain, nah menulis itu punya 2 pahala sekaligus, yaitu menyebarkan ilmu bermanfaat dan sekaligus amal jariyah.

Minggu ini terserah mau nulis apa: yang jelas hasil trip yang belum ditulis ttg Garang Asem Masduki, belajar gamelan dirumah om Wasi, atau cerita tentang masa kecil dan kawan main di Gang Jambu. Cerita Ucup yang ingusan, Ebi dll kan seru. Terserah nulis apa aja ya...kasih tahu aja mau ditaruh di blog atau enggak.

Btw. Maem buah ama susu jangan telat ya terutama puasa ini....di sekolah nanti jajan yang bermutu lho...enak itu cuma 2 menit di lidah...selebihnya badan yang merasakan. Kasihanilah dia...

Cun dan peluk mommy

Vikra presentasi tentang globalisasi

By Vikra Alizanovic

Mari Bicara Globalisasi yo...

(Presentasi power point saat kelas II SMP Muhammadiyah, 2 tahun lalu, 2006)

Page 1-2 ; (kutipan dari wikipedia)
Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antar manusia diseluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias.

Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan istilah Internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istiah Globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara

page 3: PeNYeBaraNya
DalAm BidAng MusIk misAlnYa, siApa yAng tIdAk KeNal arTis TeRkeNal sePertI Bob Marley. PenYebarluAsan keBudAyaAn sePerti Tadi, TentU sAja diPenGaruhi Oleh GloBAlisasi juGa. DaRi TeLeviSi, Ke KoNsEr2 InTerNasiOnaL, yAnG meLiBatkan fAktOr TranspoRtasi, dst.

page 4: peNgaruh BesAr gLobaLisAsi
DeNgan aDaNya Fakor2 GlobalisasAsi di NyAris Setiap biDang, sEtiAp 5-6 TaHun yAng AkaN Datang AkaN Hadir DunNia sErta KonFlik dan MaAlsah2 BarUnNya. Dan Ingat inI FaKTA!

page 5: PeRbanDinGan
KaLau AnDa mAsiH JugA beLuM pErcAya,, Mari KiTa LiHat jAuh Ke BeLakang..,kembali ke MasA KaKeknYa KaKeKnya PaManNya AdiK SePuPu KiTa aTaU sEcara SingKat ZaMan BaheuLa KaLau BenAr-Benar diPikir laGi, pErbeDaan Zaman dUlu daN sekaranG iTu saNgat beSar lhO. KaLo DulU maSiH pAke suraT, sEkaRang Mah TingGal sMs-an. KaLo dUlu mAsiH nonTon PAgelaraN di KampuNg2,seKaraNg mAh NonTon TV Kabel euuuuyy. Dan MaSih BAnyaK Lagi… KaLo dUlu mAin gUndu ‘KeLereNg’.seKaRanG mah main play sTation, BrO..dUlu Mah NaiK SEpeDa oNtel, sEkAraNg mah aNak SD aJa udah Naik MotoR.

Page 6:
Mc DoNalD
MaU conToh yang gamPang lagi? Lihat SaJa perkembaNgaN reStoRan McDonald, KFC, dll. NgertTi kan?

Kamar mandi alami

Cerita bikin kamar mandi ini lucu, ayah nggak setuju kamar mandi dari batu alam awalnya, entah apa alasannya. Ibu bandel banget, pas ayah sedang keluar kota, ibu ngebut kongkalikong sama tukang, dan sms ayah minta dibawain kerang (buat dekorasi list atas itu). Kenapa ngeyel?Ayah sering punya bayangan sendiri nanti akan jelek, sementara ibu sudah bayangin pasti cantik. Selain itu pertimbangannya sederhana, pingin kamar mandi yang natural, sejuk, gampang perawatan, karena tidak perlu zat kimia apapun untuk membersihkan, cuma disikat saja. Memang pembuatan awal bahannya lebih mahal sedikit dan karena perlu expertise yang rapi, maka biaya tukang juga lebih tinggi.

Ini rak-rak kaca, selain memberi efek transparan luas, juga membersihkannya mudah dan pemasangannya juga simpe, tinggal dijepit disela nat batu alam. Kaca-kaca ini sudah afkiran (kaca sisa), jadi amat sangat murah (tetapi pilih yang ketebalannya memadai). Kamar mandi juga bisa jadi etalase koleksi yang berhubungan dengan permandian. Toples-tople kecil itu idenya untuk menaruh perlengkapan mandi orang jaman dulu, misalnya merang bakar untuk sampoo, batubata merah bubuk untuk odol, lerak untuk cuci dll. Selain itu koleksi botol-botol shampoo hotel juga lucu lucu kan? Tapi ya tambah satu, hilang satu...Salah satunya karena sering dipakai buat renang dan lupa bawa pulang.

Penggunaan batu alam perlu beberapa tips:
- Kenali batu alam yang tahan air dan tidak, pastikan bagian yang selalu basah, dipasang batu alam yang tahan air.
- Buat komposisi yang pas, antara terang dan gelap. Misalnya bagian sempit, pastikan dipasang batu alam terang, sehingga bisa lebih terkesan lapang.
- Cukup cahaya dan ventilasi, sehingga batu alam tidak berjamur dan sehat. Kami menggunakan genteng kaca untuk mencuri cahaya, sehingga sorepun masih tampak terang. Hemat energi kan?

Inilah kreasi kami, alhasil, Vikra paling menikmati berlama-lama baca di toilet. Memang sejuk dan privat. Apalagi mandi pakai jambangan dengan ciduk batok....serasa di kampung Gedawung atau Drajad 30 tahun lalu... Akhirnya ayah menikmati juga (dan pasti diam-diam memuji..he..he..)