Sunatan Yufa

"mas Vikra, mbak Vinda, pakde, Bude, besok sabtu,19 Juni, Yufa mau dipotong". Ini sms ananda ponakan tersayang Yufa Aqya (putra 1 om daris adik ibu) yang sudah gagah berani merelakan disunat. Foto ini ritual jelang berangkat. Akung memimpin doĆ” dengan khusyu.
Ini saat menunggu di RS Yarsis Solo. Full team pokoknya. Ada Akung Uti dari ayah Yufa, ada Akung Uti dari mama Yufa. Walaupun dokter Rosalia (uti Yufa dari mama) seorang dokter, tapi motong cucu sendiri pasti ketar-ketir juga. Supporter lain ada Bude Yuni-mbak Vinda, Om Ahsan- tante Laras. Yang paling lucu Aqiev adik Yufa yang penasaran mau lihat kakaknya disunat. Jadi kami yang diluar sibuk mengalihkan perhatiannya. Yang jelas mereka-mereka yang berani masuk ruang sunat ada om Daris dan dokter Daris penyunatnya, Omacan, Akung dan satu-satunya perempuan yg berani masuk cuma mbak Vinda (ikuti ceritanya dan video prosesi sunat Yufa dari tangan mbak Vinda).

Ini bingkisan untuk para tamu. (sstttt...ibu seksi sibuk yang nata-nata bingkisan ini ampe jam 1 mlm...untung tambah pasukan tante Laras, jadi dari jam 20-24 lewat akhirnya beres). Om Daris sibuk yang disain grafis souvenir dan tante Wori yang sibuk dengan isi hantaran dan pernak-perniknya. Moment sunatan begini sekaligus promosi perusahaan baru Om daris dan Tante Wori; amati gelas itu ada tulisan Chika-Chika (Citra Karya mandiri), perusahaan interior dan arsitektur milik dan rintisan mereka sendiri ( karena om Daris dan tante Wori keduanya arsitek, tapi selama ini om Daris jadi direktur perusahaan properti bukan miliknya sendiri). Kamar Yufa dibawah ini contoh hasil karya Chika-Chika untuk membuat istirahat yang disunat jadi nyaman. Tertarik mencoba disain om Daris? Silahkan hubungi : 08179470891


Proses sunat dan kelucuan Yufa, akan ditulis mbak Vinda. Kata dokter, baru pertama kali ada pasien yang lucu dan pintar kayak Yufa...suasana sunat jadi ajang dagelan sambil degdegan.
Begitu baru pulang dari rumah sakit, rupanya ada kabar mengagetkan soal pakde Muchlis yang bikin bude Yuni dan mbak Vinda kalang kabut cari pesawat untuk pulang segera ke Jakarta. Wish everything goes better!

Tidak ada komentar: