Lezatnya Ikan Asap khas Uda


By: Vikra Alizanovic

Selama nyaris ±10 tahun tinggal di Gang Jambu, kita sering sekali pergi makan di luar. Kita gak tahu kalau ada tempat makan yang enak di daerah gang jambu. Belakangan ini, ada teman yang bilang kalau di daerah danau Setu belakang rumah situ, ada orang jual ikan bakar enak. Kita kira palingan ikan bakar biasa. Sampai akhirnya, beberapa hari kemudian, ayah dan ibu nyoba lihat tempat itu.

Ternyata, ikannya dibakar dengan cara yang tidak biasa. Karena Uda yang jual mengaku berasal dari Bonjol, ikannya dibakar dengan cara diasap. Maksudnye, ikannya tidak kontak langsung dengan sang api. Ikannya ditancap melalui batangan kayu dan ditaruh sekitar ½ meter diatas api.

Tapi, karena cara yang seperti itu, untuk menunggu ikannya benar-benar matang, butuh waktu ±4 jam. Karenanya, kalau kita mau makan, kita harus memesan terlebih dahulu. Terkadang, kita harus memesan di pagi hari lewat telpon, lalu diambil sore hari. Meski begitu, hasilnya tidak tanggung2 lho..

Uda tidak memakai bumbu yang terlalu ribet untuk ikan ini. Biasanya, si Uda hanya menggunakan cabe, garam, merica, dsb untuk bumbu. Nah, justru disitulah sedapnya.. pedas dan asinnya kontras banget. Dan karena dimasak selama 4 jam, bumbunya jadi benar-benar meresap kedalam dagingnya, sehingga rasanya merata.

Si Uda pernah cerita sama kita kalau tempatnya itu sering di kunjungi oleh banyak orang terkenal. Tempat si Uda ini, berada di pinggir danau. Tempat makanya berupa saung-saung yg bentuknya menyerupai rumah-rumah adat di soematra barat. katanya, tempat ini pernah di datangi oleh sejumlah orang terkenal seperti Rhoma Irama, Fauzi Bowo, Mandra, Vikra, dan Vinda.


Tidak ada komentar: